Yaiturangkuman materi pai kelas 12 bab 1: Dengan memahami hal tersebut, kita tidak akan pernah kehilangan arah dan dapat memelihara sikap. Bagaimana Keadaan Matahari Ketika Terjadi Peristiwa Kiamat Soal latihan agama islam iman kepada qada dan qadar kelas xii smasmk k 13 3. Materi iman kepada hari akhir kelas 12. Hari akhir materi agama Berimankepada Hari Akhir telah menyadarkan diri saya bahwa hidup di dunia adalah. 12. Tahapan-tahapan peristiwa yang dialami manusia sebagai proses menuju alam Baqa' adalah. 13. Mengimani adanya kehidupan sesudah mati adalah kenyataan alam yang dapat disaksikan secara mudah dalam kehidupan sehari-hari di permukaan bumi ini, antara lain berupa. MateriPAI Kelas XII Bab 1 - Semangat Beribadah Dengan Meyakini Hari Akhir 17.02 pgmistain Tanpa Komentar. Semangat Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang kelima yang harus diyakini oleh setiap umat Islam. Segala perbuatan yang dilakukan oleh setiap manusia, baik maupun buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. ImanKepada Kitab Allah SWT. 4. Iman Kepada Rasul Allah SWT. 5. Iman Kepada Hari Akhir. 6. Iman Kepada Qodo dan Qodar Allah SWT yang baik dan jelek. Guru menerangkan tentang iman kepada hari akhir kepada siswa. Iman kepada hari akhir adalah percaya sepenuhnya atau menyakini sepenuhnya bahwa alam semesta atau makhluk akan hancur. Pptiman kepada hari akhir. Pengertian hari akhir hari akhir/hari kiamat adalah hari mulai hancurnya alam semesta berikut isinya dan berakhirnya kehidupan makhluk allah. Soal Agama Islam Kelas 12 Bab 3 Guru Paud Hikmah beriman kepada hari kiamat hari akhir. Materi hari akhir kelas 12. Hari kiamat atau hari akhir merupakan suatu hal yang wajib SoalMateri Iman Kepada Hari Akhir (Aqidah Kelas XII) Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan untuk anda contoh soal dan jawabannya mata pelajaran Aqidah atau Aqidah Akhlaq atau juga sama pada materi pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas 12 SMA/SMK/MA/MAK yakni Bab 1 Semangat Beribadah dengan Meyakini Hari Akhir. Materidan Contoh Soal PAIBP Kelas 12 Bab 1 Semangat Beribadah dengan Meyakini Hari Akhir (PAIBP Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK) 1. Hari Akhir Menurut al-Qur'ãn Hari Akhir atau Hari Kiamat menurut al-Qur'an dapat dibagi menjadi dua: a. Kiamat Sugrã (kecil) Adapunjenis - jenis materi yang akan di pelajari pada mapel PAI kelas 12 bab 1 yaitu diantaranya sebagai berikut : - Makna Iman kepada Hari Akhir - Periode Hari Akhir - Hakekat Iman kepada Hari Akhir - Hikmah Iman kepada Hari Akhir - Menerapkan Perilaku Mulia - Menghayati Nilai-nilai Keimanan kepada Hari Akhir - Semangat Beribadah Bab3: Iman kepada Hari Akhir Iman kepada hari akhir berarti mempercayai dengan sepenuh hati, bahwa suatu saat dunia beserta isinya akan berakhir atau hancur serta manusia akan dibangkitkan dari kubur menuju akhirat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya selama hidup di dunia. Keyakinan tersebut diwujudkan dalam perbuatan atau tingkah laku. RangkumanMateri PAI Kelas 12 Bab 1 Memahami Makna Beriman kepada Hari Akhir Hari Akhir Menurut al-Qur'an Kiamat Sugra Kiamat Kubra Hari Kiamat Menurut Ilmu Pengetahuan Menurut Geologi Menurut Teori Fisika Bukti Indrawi Terjadinya Hari Akhir Periode Hari Akhir Yaumul Ba'ats Yaumul Hasyr Buku Catatan Yaumul Hisãb dan Mizan As-Sirat Yaumul Jaza' 22yF. Beriman kepada hari akhir seringkali disebut hari kiamat bagi seorang muslim adalah wajib hukumnya. Hari akhir merupakan salah satu rukun iman clan meyakini kehidupan akhirat tersebut adalah salah satu ciri orang-orang yang bertakwa. Kita harus meyakini akan tibanya hari akhirat di mana aural pada masa kehidupan manusia di dunia akan menemui pembalasan dengan seadil-adilnya. A. Fungsi Beriman kepada Hari AkhirPeristiwa kiamat merupakan peristiwa kehancuran dahsyat dan luar biasa yang tidak pernah terjadi sehelumnya. Al Quran banyak menginformasikan keadaan yang akan dialami ketika kiamat itu terjadi, antara lain sebagai berikut. Artinya "Hari kiamat. Apakah hari kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran. Dan gunung-gunungseperti bulu yang dihambur-hamburkan." QS Al Qariah 1-5 Setelah kehidupan dunia yang fana ini mengalami kehancuran di hari kiamat, semua manusia akan menghadapi peristiwa-peristiwa besar yang pasti terjadi, yaitu peristiwa­-peristiwa di hari akhirat. Pembalasan yang seadil-adilnya dari Allah swt. atas perbuatan baik maupun buruk manusia ketika hidup di dunia akan dijumpai di hari kiamat sebagaimana firman Allah swt. Artinya "Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula." QS Az Zalzalah 7-8 Melalui keimanan dan keyakinan akan adanya hari akhir, manusia memiliki harapan akan kehidupan yang kekal dan penuh dengan kenikmatan serta kebahagiaan yang hakiki. Dengan demikian, iman kepada hari akhir mempunyai fungsi yang sangat penting, antara lain sebagai Sebagai pemelihara diri dari perbuatan dosa karena manusia harus selektif dalam berbuat, bertindak, dan Sebagai pemacu semangat disiplin dan bertanggung jawab untuk menaati segala perintah Allah swt. serta berusaha menjauhi segala yang dilarang-Nya semaksimal Sebagai penunjang kehidupan yang tenang dan tenteram karena telah melaksanakan ibadah maupun Akan menjadi penyadaran bagi manusia yang lupa diri dan tenggelam dalam akan kesenangan atau kepuasan duniawi. Kesenangan atau kepuasan tersebut bersifat nisbi karena yang hakiki adalah menyelaraskan hidup duniawi dengan kehidupan Sebagai pewujud akhlakul karimah dan menghilangkan sifat buruk yang ada pada manusia, di antaranya egoisme, takabur, sombong, serakah, pemalas, dan kikir serta berusaha memupuk kesadaran sosial sesuai dengan ajaran Islam. Hikmah yang secara tersirat muncul dari keimanan sebagai muslim sejati, pasti juga akan mempengaruhi seluruh sendi kehidupan. Hikmah ini sangat penting karena secara luas juga akan mempengaruhi dalam cara memandang kehidupan manusia dan seluruh makhluk di alam ini. Beberapa hikmah tersebut antara lain dapat diuraikan sebagai Manusia tidak hidup di dunia ini selamanya. Oleh karena itu, manusia hendaknya senantiasa menabung amal saleh sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat Manusia tidak boleh berlaku sewenang-wenang selama hidup di dunia karena segala amal perbuatan pasti akan mendapat balasannya di akhirat kelak, tanpa Allah Maha adil dan setiap perbuatan akan mendapat balasan yang setimpal. Dengan kata lain, semua perbuatan akan mendapat balasan dari Sang Maha Pemberi Kaum mukmin harus selalu ingat bahwa hari kiamat pasti akan terjadi dan kita harus senantiasa siap setiap saat menghadapi Iman kepada hari akhir akan membuat kita memahami akan anti dan tujuan hidup di dunia. Dengan memahami hal tersebut, kita tidak akan pernah kehilangan arah dan dapat memelihara sikap hidup yang positif serta Dengan beriman kepada hari akhir, kita bisa menerima segala ketentuan Allah dengan ikhlas. Allah tidak pernah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia. Oleh karena itu, kita harus yakin bahwa setiap manusia memiliki misi dan tujuan dalam kehidupannya serta akan mendapat ganjaran atas usahanya tersebut. B. Macam-Macam Kiamat1. Kiamat SugraKiamat sugra adalah kiamat kecil, yaitu berakhirnya kehidupan semua mahluk yang bernyawa dalam skala kecil, contohnya kematian. Setiap manusia pasti akan mengalami kematian sebagaimana firman Allah swt. yang artinya "tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mengalami kematian dan sesungguhnya pahala kamu akan disempurnakan pada hari kiamat." QS Ali Imran 185 Kemudian dalam frman-Nya yang lain menyatakan sebagai berikut "Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan." QS Ar Rahman 26-27 Apabila kita perhatikan ayat-ayat tersebut, maka semua makhluk, termasuk manusia akan mengalami kebinasaan. Hal yang harus kita sadari adalah bahwa tidak akan ada satu makhluk pun yang lolos dari kematian. Kematian tidak mengenal usia, tua, rnuda, anak­anak, dewasa, sehat maupun sakit. Apabila telah sampai ajal, tidak ada yang bisa mengundurkan ataupun memajukannya. Sebagaimana firman Allah "Tiap-tiap umat mempunyai ajal, maka apabila telah datang ajalnya, mereka tidak dapat mengundurkannya barang sedikitpun dan tidak dapat pula memajukannya." QS Al Araf 34 Manusia yang mengalami kematian kiamat sugra sebelum datangnya hari akhir akan berada di alam barzakh. Alam barzakh adalah suatu tempat di antara dunia dan akhirat sebagai tempat berkumpulnya semua manusia yang telah meninggal dunia. 2. Kiamat WustaKiamat wusta adalah kiamat pertengahan yang peristiwanya secara kolektif dan lokal mengakibatkan banyak korban, balk jiwa inaupun harta, misalnya bencana gunung meletus, banjir, gempa bumi, kebakaran hutan, dan lain sebagainya. Kiamat wusta merupakan peringatan Allah swt. kepada umat manusia yang sudah mulai lalai dan banyak melupakan Allah swt. Bahkan, kiamat wusta lebih dekat kepada azab Allah swt. yang ditimpakan kepada suatu umat atau kelompok manusia yang kerap kali melupakan dan melanggar aturan-aturan Allah swt. Firman Allah swt. Artinya "Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi pohon­pohon yang berbuah pahit pohon atsl dan sedikit dari pohon sidr." QS Saba 16 Kemudian Rasulullah saw bersabda yang maknanya adalah "Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra., Rasulullah saw. pernah bersabda, "Seandainya Allah menurunkan azab kepada suatu bangsa, maka azab itu akan menimpa semuanya tanpa pandang bulu dan kemudian Dia akan membangkitkan kembali mereka dan mengadili mereka sesuai dengan perbuatannya." Dari kedua dalil naqli tersebut, akan terjadi pula kiamat wusta pertengahan yang bertujuan untuk memberi peringatan agar tnanusia mau menyadari perbuatannya yang melanggar aturan-aturan Allah swt. dan meinbuat mereka kembali kepada jalan yang benar. Firman Allah "Telah tampak keusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar." QS Ar Rum 41 RISALAHAda banyak hadis yang menyatakan bahwa Imam Mahdi akan datang di akhir zaman dan sebagian besar pada ulama menyatakannya sebagai hadis mutawatir. Iman Mahdi adalah pembimbing keselamatan pada akhir zaman. Istilahnya berakar dari kata yada-yahdi yang berarti membimbing atau memberi petunjuk. Keyakinan ini berakar kuat di kalangan muslim, baik Suni Ahlusunah wal jamaah maupun Syiah. 3. Kiamat KubraKiamat kubra adalah peristiwa yang amat besar. karena pada saat itu dengan qudrat dan iradat-Nya, alam semesta beserta isinya akan hancur lebur, Kiamat kubra merupakan rahasia Allah swt. dan akan datang secara tiba-tiba. Allah swt. berfirman Artinya "Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya kegoncangian pada hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang amat besar dahsyat. " QS Al Hajj 1 Dalam sebuah hadis dikisahkan bahwa Malaikat Jibril berdialog dengan Rasulallah. saw. yang isinya tentang waktu terjadinya kiamat sebagai Ù…َتَÙ‰ السَّاعَØ©ُ Ù‚َالَ Ù…َاالْÙ…َسْئُÙˆْÙ„ُ عَÙ†ْÙ‡َابِاَعْÙ„َÙ…َ Ù…ِÙ†َ السَّائِÙ„ِ رواه Ø§Ù„Ø¨ØØ§Ø±Ù‰Artinya "Wahai Muhammad, kapankah akan terjadinya kiamat?" Rasulullah menjawab, "Orang yang lebih tahu daripada orang yang ditanya." HR Bukhari Kemudian dalam firman Allah dinyatakan sebagai "Dan bahwasanya saat kiamat itu pasti datang dan akan Aku rahasiakan untuk memberi pembalasan kepada setiap diri menurut apa yang telah diusahakannya." QS Taha 15 . Dari dalil-dalil naqli di atas, kiamat kubra pasti akan terjadi dan merupakan peristiwa yang amat dahsyat, terjadi secara tiba-tiba, dan menjadi rahasia Allah swt. C. Dalil Naqli tentang Hari KiamatBeberapa ayat Al Quran berikut ini merupakan dalil-dalil yang menjamin bahwa hari kiamat pasti terjadi. Dengan adanya dalil-dalil ini, hendaknya semakin menambah keyakinan kita akan hari akhirat dan menambah semangat dalam beramal kebajikan karena segala aural perbuatan pasti akan mendapat balasan yang Surah Az Zalzalah Ayat 1-2“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang amat dahsyat. Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya." QS Az Zalzalah 1-2 2. Surah Al Qariah Ayat 1-5“Hari kiamat. Apakah hari kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang beterbangan. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan." QS Al Qariah 1-5 3. Surah Al Waqi'ah Ayat 1-6“Apabila terjadi hari kiamat. Terjadinya kiamat itu tidak bisa disangkal. Kejadian itu merendahkan satu golongan dan meninggikan golongan yang lain. Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya. Dan gunung-gunung dihancurkan sehancur­hancurnya. Maka jadilah dia debu yang beterbangan." QS Al Waqiah 1-6 4. Surah AI Qiyamah Ayat 6-10"Ia bertanya 'Bilakah hari kiamat itu?"Maka apabila mata terbelalak ketakutan. Dan apabila telah hilang cahayanya. Dan matahari serta bulan dikumpulkan. Pada hari itu manusia berkata, "Kemana tempat lari?" QS Al Qiyamah 6-10 D. Tanda-Tanda Terjadinya KiamatKarena kiamat merupakan rahasia Allah swt. dan datangnya pasti secara tiba-tiba, maka Islam memberikan tanda-tanda terjadinya kiamat. Dalam beberapa hadis, Rasulullah saw. menjelaskan tanda-tanda terjadinya kiamat adalah sebagai Ketika seorang budak perempuan melahirkan anak Ketika para pengembala unta-unta hitam mulai bersaing dengan yang lainnya di atas konstruksi gedung­gedung yang Lenyapnya ilmu pengetahuan dan meluasnya Meluasnya perilaku minum berbagai minuman Masa atau waktu terasa amat Munculnya Terbitnya matahari dari arah tanda-tanda akan tiba hari kiamat atau hari akhir merupakan sebuah proses yang panjang. Manusia tidak dapat mengira-ngira serta memprediksi terjadinya peristiwa besar tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa hari terjadinya kiamat benar-benar merupakan hal yang wajib diimani oleh setiap muslim. Seorang muslim yang mengimani hari kiamat tentu akan mempersiapkan dirinya untuk lebih banyak beramal saleh sebagai konsekuensi dan tanggung jawab makhluk Allah swt. yang diperintahkan untuk beribadah hanya kepada­Nya. E. Beberapa Peristiwa yang Terjadi di Hari KiamatBeberapa peristiwa yang akan terjadi pada hari akhirat antara lain sebagai berikut. 1. Yaumul BaasYaumul Baas adalah suatu saat di mana semua mahluk yang bernyawa dan berakal akan dibangkitkan setelah mengalami kematian atau kiamat. Semua manusia pasti akan dihidupkan dan dibangkitkan kembali oleh Allah swt. untuk dimintai pertanggungjawabannya selama hidup di dunia. Firman Allah swt. Artinya “Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh, “Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati” Tidak demikian, bahkan pasti Allah akan membangkitkannya sebagai suatu janji yang benar dari Allah. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui." QS An Nahl 38 Pada hari kebangkitan atau Yaumul Baas, semua manusia yang mati akibat terjadi kiamat kubra, baik karena kematian biasa, karena musibah kebakaran, karena pesawat jatuh, atau yang mati dan hancur serta hilang jasadnya, semua akan dibangkitkan dan tidak akan terlewat meskipun hanya seorang. Sebagaimana firman Allah. Artinya "Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan dia lupa kepada kejadiannya, is berkata, "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang yang telah hancur luluh?"Katakanlah, "la akan dihidupkan oleh Tuhan yang menghidupkannya kali yang pertama. Dan Dia sangat mengetahui tentang segala makhluk." QS Yasin 78-79 2. Yaumul Hasyr Alam MahsyarHasyr atau Mahsyar adalah suatu tempat di akhirat yang sangat luas. Yaumul Hasyr merupakan saat terjadinya peristiwa di mana semua makhluk, terutama manusia dikumpulkan dan akan dihisab serta diberi keputusan oleh Allah tentang semua amalan yang dikerjakan ketika hidup di dunia. Mahsyar terjadi setelah manusia dibangkitkan dari kematian. Di tempat itulah manusia akan merasa berat dan lama menanti pengadilan dari Allah yang Maha kuasa. Pada hari itu, semua manusia dikumpulkan dan diadili oleh Allah swt. dengan seadil-adilnya. Hari itu juga disebut hari pembalasan yang hakiki. Allah swt. berfirman Artinya "Dan ingatlah hari yang di waktu itu Kami menghimpun semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang-o rang musyrik, "Di manakah sembahan-sembahan kamu yang dulu kamu katakan sekutu-sekutu Kami?" QS Al An'am 22 3. Yaumul HisabYaumul Hisab adalah hari perhitungan semua amal perbuatan baik maupun buruk manusia selama hidup di dunia. Sekalipun sebesar zarrah amalan manusia tidak akan lepas dari perhitungan Allah swt, Pada hari itu, manusia tidak akan bisa mengelak dan berbohong dari segala amal perbuatannya karena semua anggota badan akan menjadi saksi atas segala perbuatannya. Sekalipun manusia telah lupa, tetapi Allah swt. Maha Mengetahui atas segala amal perbuatan manusia sebagaimana “Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah swt. semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan mencatat amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu." QS Al Mujadilah 6 Kondisi manusia pada hari itu tergantung pada aural perbuatannya selama di dunia. Bagi mereka yang selama di dunia terbiasa melakukan amal kebajikan dan ibadah, mereka akan merasakan bahwa perhitungan itu amat mudah dan cepat. Sebaliknya, bagi mereka yang terbiasa berbuat maksiat, menipu, korupsi, memakan harta anak yatim, tidak mendirikan salat, puasa, zakat, dan amal-amal lainnya, mereka akan diliputi kekecewaan dan penyesalan yang tiada tara. Hat itu dinyatakan Allah dalam Al Quran sebagai berikut Adapun orang yang diberikan kitab di sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah." QS Al Insyiqaq 7-8 “Adapun orang yang diberi kitab di sebelah kirinya, maka dia berkata, "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepada kitab-Ku ini." QS Al Haqqah 25 4. Mizan TimbanganMizan adalah timbangan amal. Maksudnya, setiap amal manusia akan ditimbang agar diketahui secara yakin dan pasti tentang amal baik dan aural buruknya. Penimbangan itu dilakukan dengan seadil-adilnya tanpa ditambah atau dikurangi sedikit pun. Allah swt. berfirman. Artinya “Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika amalnya itu hanya seberat biji sawi pun, Kami pasti mendatangkan pahalanya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan." QS Al Anbiya 47 Kemudian Allah juga “Dan ada pun orang-orang yang berat timbangan kebaikannya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan ada pun orang yang ringan timbangan kebaikannya, maka tempat kembalinya adalah Neraka Hawiyah. " QS Al Qariah 6-9 5. Surga dan NerakaSurga adalah suatu tempat di mana segala kenikmatan hakiki disediakan Allah swt. khusus untuk orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Kenikmatan, keindahan, dan kemegahannya sulit digambarkan karena belum pernah dilihat oleh mata atau didengar oleh telinga. Semua itu hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang tunduk dan patuh pada aturan-aturan Allah. Mereka itulah orang-orang yang beruntung karena bagi mereka disediakan surga yang penuh dengan kebahagiaan dan kesempurnaan. Allah swt. "Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah Surga Adn yang mengalir di bawabnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Yang demikian itu adalah balasan bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya. " QS Al Bayyinah 8 Dalam berbagai keterangan Al Quran, surga memiliki berbagai macam tingkatan. Orang-orang yang beriman menempatinya sesuai dengan tingkatan keimanan dan ketakwaan mereka pada Allah swt. Nama-nama surga itu antara lain Surga Firdaus, Surga Nai'm, Surga Ma'wa, Surga Adn, Surga Khulud, Surga Darussalam, dan Darul Maqamah. Adapun neraka merupakan tempat terakhir yang terburuk dan paling berat disediakan bagi orang-orang kafir, musyrik, fasik, ingkar, dan durhaka kepada Allah swt. Mereka akan kekal di dalamnya dengan penuh kesengsaraan dan azab yang sangat dahsyat. Setiap saat dan setiap detik mereka selalu berhadapan dengan azab dan siksa yang pedih. Firman Allah swt. Artinya "Orang-orang kafir dibawa ke Neraka Jahanam dalam rombongan-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu, dibukakanlah pintu pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga penjaganya, 'Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?" Mereka menjawab, “Benar telah datang." Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir." QS Az Zumar 71 Neraka juga memiliki tingkatan seperti surga, antara lain Neraka Jahanam, Neraka Laza, Neraka Saqar, Neraka Sa'ir, Neraka Hutamah, Neraka Wail, dan Neraka Hawiyah. F. Perilaku Cerminan Iman kepada Hari AkhirTanpa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, keimanan kepada hari akhir tidak akan mendapatkan nilai yang maksimal bagi seseorang atau manfaat bagi lingkungannya. Dengan demikian, menunjukkan perilaku yang sesuai sebagai cerminan terhadap keimanan tersebut mutlak diperlukan. Beberapa perilaku tersebut antara lain sebagai berikut. 1. Melakukan segala pekerjaan yang positif dengan hati riang dan ikhlas. 2. Meneladani perilaku terpuji dari siapa pun tanpa memandang latar belakangnya dan berusaha menerapkan dalam diri Takut untuk melakukan dosa dan maksiat karena kita tidak pernah mengetahui kedatangan hari kiamat Segera bertobat apabila melakukan kesalahan dan segera berusaha memperbaikinya. 5. Tidak ragu untuk menolong orang yang kesusahan karena Allah pasti akan membalasnya. Apabila tidak di dunia ini, Allah pasti akan memberikannya tanpa Allah Maha tahu segala hal, termasuk dalam memberikan yang terbaik bagi kehidupan hamba-Nya. Dengan demikian kita harus selalu berhusnuzzan berprasangka balk Mampu memilih prioritas pekerjaan yang memiliki lebih banyak manfaatnya dan bernilai Senantiasa berhati-hati dalam melakukan suatu perbuatan karena Allah Maha Melihat dan Maha Senantiasa berusaha bersikap adil karena hal tersebut akan diperhitungkan di akhirat Takut untuk melakukan dosa dan kesalahan karena Allah tidak akan melewatkan penilaian-Nya sedikit Senantiasa berniat bahwa segala aural ibadah dilakukan dengan ikhlas dan mengharapkan rida Allah swt. 12. Melakukan kebajikan dan ibadah semaksimal mungkin sesuai kemampuan karena hal tersebut akan menjadi tabungan atau bekal di Yakin bahwa sekecil apa pun perbuatan ada balasannya di akhirat sehingga tidak merasa sombong atas suatu prestasi ataupun berkecil hati apabila mendapatkan perlakuan tidak Berikhtiar untuk meraih sesuatu karena beramal di dunia merupakan ladangnya akhirat yang akan dipetik Tidak larut dalam kehidupan duniawi, tetapi mencintai dunia sekadar untuk beramal demi Menyadari bahwa hidup di dunia hanya sebentar sehingga berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan Apabila telah melakukan perbuatan buruk, hendaknya segera bertobat dan mengiringinya dengan berbuat baik agar di akhirat tidak menjadi orang yang merugi. IJTIMA ­Kiamat sugra adalah kiamat kecil, yaitu berakhirnya kehidupan semua makhluk yang bernyawa dalam skala kecil, contohnya kematian. Kiamat wusta adalah kiamat pertengahan yang peristiwanya secara kolektif dan lokal mengakibatkan banyak korban, baik jiwa maupun harta, misalnya bencana gunung meletus, banjir, gempa bumi, dan kebakaran hutan. Kiamat kubra adalah peristiwa yang amat besar karena alam semesta beserta isinya akan hancur lebur. Kiamat kubra merupakan rahasia Allah swt. dan akan datang secara tiba-tiba. Yaumul Baas adalah suatu saat di mana semua makhluk akan dibangkitkan setelah mengalami kematian atau kiamat. Yaumul Hasyr merupakan saat terjadinya peristiwa di mana semua makhluk, terutama manusia dikumpulkan dan dihisab serta diberi keputusan oleh Allah tentang semua amalan yang dikerjakan di dunia. Hisab adalah hari perhitungan semua aural perbuatan balk maupun buruk manusia selama hidup di dunia. Mizan adalah timbangan amal dimana setiap amal manusia akan ditimbang agar diketahui secara yakin dan pasti tentang amal baik dan aural buruknya. Penimbangan dilakukan dengan seadil-adilnya tanpa ditambah atau dikurangi sedikit pun. Surga adalah suatu tempat di mana segala kenikmatan hakiki disediakan Allah swt. khusus untuk orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Surga memiliki berbagai macam tingkatan dan orang beriman menempatinya sesuai dengan tingkatan keimanan dan ketakwaan mereka pada Allah swt. Nama-nama surga itu antara lain Surga Firdaus, Surga Nai'm, Surga Ma'wa, Surga Adn, Surga Khulud, Surga Darussalam, dan Darul Maqamah. Adapun neraka merupakan tempat terakhir yang terburuk dan paling berat disediakan bagi orang­orang kafir, musyrik, fasik, ingkar, dan durhaka kepada Allah swt. Mereka akan kekal di dalamnya dengan penuh kesengsaraan dan azab yang sangat dahsyat. Neraka juga memiliki tingkatan seperti surga, antara lain Neraka Jahanam, Neraka Laza, Neraka Sagar, Neraka Sa'ir, Neraka Hutamah, Neraka Wail, dan Neraka Untuk melengkapi bacaan Al-qur'an yang ada dalam materi di atas, silakan buka Al-Qur'an Anda sesuai dengan surat dan ayat-ayat di atas. Materi Semangat Beribadah dengan Meyakini Hari Akhir Pelajaran PAI Kelas 12 - Hakikat beriman kepada hari akhir, menganalisis makna iman kepada hari akhir, periode hari akhir, hikmah beriman kepada hari akhir, dan menerapkan perilaku mulia. Daftar Isi A. Hakikat Beriman kepada Hari Akhir B. Menganalisis Makna Iman kepada Hari Akhir 1. Hari Akhir Menurut al-Qur’an 2. Hari Kiamat Menurut Ilmu Pengetahuan 3. Hari Kiamat Menurut Bukti Indrawi C. Periode Hari Akhir D. Hikmah Beriman kepada Hari Akhir E. Menerapkan Perilaku Mulia Cari di sini Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK BukaBuku Pelajara SD, SMP/MTs, dan SMA/SMK BukaKumpulan Soal SMP dan SMA Buka A. Hakikat Beriman kepada Hari AkhirIman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang ke- 5 yang harus diyakini oleh setiap umat Islam. Hari Akhir menurut bahasa artinya “Hari Penghabisan” al-Baqarāh/2177, juga disebut “Hari Pembalasan” al-Fātihah/14. Menurut istilah, Hari Akhir adalah hari mulai hancurnya alam semesta berikut isinya dan berakhirnya kehidupan semua makhluk Allah Akhir adalah hari kiamat yang diawali dengan pemusnahan alam semesta. Semua manusia, sejak zaman dari Nabi Adam sampai terjadinya hari akhir akan dibangkitkan untuk mendapatkan balasan semua amal perbuatan Akhir juga disebut hari Kiamat, yaitu hari penegakan hukum Allah Swt. yang seadil-adilnya al-Mumtahanah/603. Segala perbuatan yang dilakukan oleh setiap manusia, baik maupun buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Iman kepada Hari Akhir adalah percaya dengan penuh keyakinan adanya hidup yang kekal abadi di akhir kepada Hari Akhir berarti percaya dengan penuh keyakinan bahwa kehidupan yang kekal hanyalah di ayat dan hadis yang memerintahkan kita agar meyakini datangnya Hari Akhir, di antaranyaFirman Allah Swt. pada al-Baqarah/24 berikutArtinya “dan mereka yang beriman kepada al-Qurān yang diturunkan kepadamu Muhammad dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat”. al-Baqarah/24.Dalam ayat di atas ditegaskan bahwa meyakini adanya Hari Akhir merupakan salah satu ciri orang percakapan Rasulullah saw. dengan malaikat Jibril yang panjang tentang iman, Islam, dan I¥s±n, beliau bersabda ketika ditanya tentang imanArtinya “Beliau menjawab “Kamu beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari akhir, dan takdir baik dan buruk”. Muslim.Penggalan hadis di atas, Rasulullah saw. menyebutkan bahwa Hari Akhir sebagai salah satu perkara yang wajib diyakini, yang kemudian disebut rukun iman. B. Menganalisis Makna Iman kepada Hari AkhirKebenaran akan datangnya Hari Akhir dapat ditemukan melalui kajian ayat-ayat al-Qur’an, ilmu pengetahuan, dan panca indera. 1. Hari Akhir Menurut al-Qur’anHari Akhir atau Hari Kiamat menurut al-Qur’an dapat dibagi menjadi duaa. Kiamat Sugra KecilKiamat Sugra adalah peristiwa datangnya kematian bagi semua makhluk termasuk manusia yang bersifat lokal dan terjadi hari kiamat, mereka yang telah mati mengalami proses awal kehidupan akhirat yang disebut alam barzakh arRµm/3055-56. Barzakh adalah alam yang menjadi batas antara alam dunia dan alam akhirat. Pada masa itu roh manusia sudah menyadari akan kebenaran janji Allah Swt. al-Mu’minµn/2399-100, bahkan kepada mereka yang jahat sudah diperlihatkan Neraka dan siksaannya al-Mu’min/4045-46. Peristiwa-peristiwa yang harus diimani yang akan terjadi sesudah mati antara lain sebagai kubur beragam pertanyaan yang diajukan kepada orang yang meninggal tentang Tuhannya, agamanya, nabinya, imannya, dan dan nikmat kubur siksa kubur diperuntukkan bagi orang yang zalim, munafik, kafir, dan Kiamat Kubra BesarKiamat Kubra Besar adalah peristiwa berakhirnya seluruh kehidupan makhluk dan hancur leburnya alam semesta secara total dan serentak. Proses terjadinya hari kiamat tersebut dijelaskan oleh Allah Swt. dalam banyak ayat, di antaranya dalam at-Takwir/811-3Artinya “Apabila matahari digulung, apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan”. at-Takwir/811-3Peristiwa kiamat merupakan kejadian yang sangat hebat, yaitu tatkala Malaikat Israfil meniup sangkakala. Dimulai dengan datangnya gempa yang sangat bumi diangkat, gunung-gunung dibenturkan dan terjadilah kerusakan hebat. Langit pecah bergelegar, benda-benda bumi pun bertebaran laksana kabut. Sementara manusia akan kacau balau kebingungan hanya Allah Swt. saja yang Maha Kekal. 2. Hari Kiamat Menurut Ilmu Pengetahuana. Menurut GeologiBumi beredar karena adanya daya tarik matahari terhadap bumi berkurang. Akibatnya bumi akan bergeser dari matahari, sehingga putaran bumi semakin cepat dan akan mengalami nasib seperti meteor menyala/hancur.Bumi terjadi dari gas yang berputar chaos catastrope. Setelah diam gas itu menjadi dingin, maka gas yang berat mengendap ke bawah, dan yang ringan berada di atas. Melalui proses evolusi yang lama sekali, gas bagian luar mengeras menjadi batu, kerikil, pasir, dan sebagainya, sedangkan bagian tengah masih panas. Zat panas bercampur lava, lahar, batu, dan pasir panas. b. Menurut Teori FisikaLetak matahari adalah 7 km, jauhnya dari bumi, sinar matahari sampai ke bumi selama 8 menit 20 detik. Garis tengah matahari = 1,4 juta km dan luas permukaannya 616 × 1010 km = km. Menurut ahli fisika energi matahari dipancarkan ke angkasa dan sekitarnya 5,7 × 1027 kalori = kalori/menit dan mampu menyala 50 milyar tahun dengan panas 15 juta derajat suatu ketika matahari tidak muncul atau cahayanya redup karena tenaga/sinarnya habis, maka tidak ada angin dan awan yang berakibat hujan tidak akan turun. Selanjutnya gunung-gunung akan meletus, ombak bergulung-gulung, air laut naik sehingga hancurlah bumi ini. 3. Hari Kiamat Menurut Bukti IndrawiImam Ath Thabari dan Ibnu Katsir berpendapat bahwa telah diperlihatkan peristiwa-peristiwa yang menakjubkan di dunia sebagaimana berikut pembunuhan yang dipermasalahkan oleh Bani Israel, akan dihidupkan kembali oleh Allah Swt. hanya dengan perantaraan daging sapi yang dipukulkan ke tubuh orang yang terbunuh al-Baqarah/272-73. Peristiwa Nabi Ibrahim dan burung-burung yang dicincangnya kemudian diletakkan di tiap-tiap bagian di atas bukit lalu Allah Swt. berfirman “Panggillah! niscaya mereka datang kepadamu dengan segera” al-Baqarah/2260. Kedua informasi di atas telah dijelaskan di dalam al-Qur’±n, tetapi bukan merupakan berita langsung bahwa Hari Akhir akan datang, melainkan informasi historis sejarah tentang peristiwa yang pernah terjadi dan menjadi bukti secara indrawi bahwa kiamat pasti datang. C. Periode Hari AkhirSetelah alam semesta hancur secara total dan kehidupan semua makhluk Allah Swt. berakhir, maka mulailah manusia menjalani tahapan kehidupan baru dan proses menuju alam baqa’. Tahapan tersebut dapat dijelaskan sebagai Yaumul Ba’atsYaumul Ba’ats artinya Hari kebangkitan adalah proses dibangkitkannya seluruh makhluk dari alam hancur dan musnahnya alam semesta termasuk manusia, terjadilah hari Yaumul HasyrYaumul Hasyr yaitu hari berkumpulnya manusia setelah dibangkitkan dari kuburnya masing-masing. Kemudian semua manusia digiring ke tempat yang luas yaitu Padang Mahsyar tempat berkumpul. 3. Buku CatatanBuku catatan yaitu Kitab catatan yang berisi semua perbuatan dan perkataan manusia sewaktu hidup di manusia di alam mahsyar mempunyai buku catatan kitab perjalanan hidup yang sudah dicatat Malaikat Raqīb dan Yaumul Hisab dan MizanYaumul Hisab adalah hari ketika Allah Swt. memperlihatkan semua amalan di akhirat untuk dihisab. Segala dosa besar dan kecil dihitung dengan seksama dan teliti. Ketika amalan mereka dihitung, anggota tubuh mereka ikut menjadi selanjutnya adalah Mizan. Mizan adalah timbangan yang adil berisi kebajikan dan kejahatan yang telah diperbuat setiap manusia. Setiap orang ditimbang amalnya dengan seadil-adilnya. 5. As-SiratAs-Sirat adalah jembatan yang terbentang di atas neraka menuju surga. Mudah atau sulitnya melewati As-Sirat itu tergantung kepada amal setiap Yaumul JazaYaumul Jaza’ yaitu suatu hari ketika semua manusia akan menerima balasan Allah Swt. Jaza. Balasan yang diterima seseorang sesuai dengan amalnya selama ia hidup di Balasan Perbuatan Baik dengan SurgaBagi mukmin yang bertakwa kepada Allah Swt. pasti akan menerima balasan yang setara, yaitu berupa surga. Surga disediakan Allah Swt. sebagai karunia kepada Balasan Perbuatan Buruk dengan NerakaOrang yang selama hidup di dunia lebih banyak mengerjakan perbuatan jahat, maksiat, tercela, dan kafir terhadap Allah Swt. kufur kepada ajaran dan nikmat Allah Swt., maka akan menerima balasan yang sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya pula, yaitu dimasukkannya ke dalam neraka. D. Hikmah Beriman kepada Hari AkhirSemua ciptaan Allah Swt. yang lahir di dunia mempunyai hikmah karena Allah Swt. tidak menjadikan sesuatu sia-sia belaka tanpa tujuan dan hikmah di hikmah iman kepada hari akhirMuncul rasa kebencian yang dalam kepada kemaksiatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah Swt. di dunia dan di akhirat. Menyejukkan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengan segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di alam dunia tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah Swt. dengan mengharapkan mau’nah-Nya pada hari itu. Senantiasa termotivasi untuk beramal baik dengan ikhlas. Senantiasa menghindari niat-niat yang buruk apalagi diri dari asumsi-asumsi yang mengkiaskan apa yang ada di dunia ini dengan apa yang ada di akhirat. E. Menerapkan Perilaku MuliaKeyakinan akan adanya hari akhir dapat mengantarkan manusia untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dalam kehidupannya. Khususnya banyak melakukan amal kebaikan sesuai dengan nilai-nilai al-Qur’ yang menggambarkan kesadaran beriman kepada Hari Akhir diantaranya sebagai bahwa semua perbuatan selama di dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. Untuk itu, segala sikap dan perilaku kita harus selaras dengan tuntunan agama. Menyadari bahwa manusia itu sangat kecil di hadapan kebesaran Allah Swt., sehingga diharapkan dapat menghilangkan sikap takabur atau sombong dalam berusaha melakukan amal saleh dan menghindari semua perbuatan yang bertentangan dengan norma diri dengan akhlakul karimah, seperti mawas diri, rendah hati, peduli kepada sesama, dan berusaha mendekatkan diri kepada Allah Swt. baik dengan melakukan ibadah seperti salat maupun dengan ibadah sosial, yaitu semua kegiatan yang bermanfaat bagi sesama. Termotivasi untuk selalu bekerja keras dan menjauhi kemalasan. "Mengimani Hari Akhir membuat manusia sadar bahwasanya manusia itu lemah dan kerdil di hadapan Allah Swt. Kesadaran ini diharapkan dapat menghilangkan sikap takabur, sombong, egois, dengki, dan penyakit hati lainnya."Pokok Materi Beriman Kepada Hari AkhirA. Membuka Relung KalbuB. Mengkritisi Sekitar KitaC. Memperkaya KhasanahTadarus al-Qurān 5-10 Menit sesuai TemaMenganalisis dan Mengevaluasi Makna Iman kepada Hari Akhir 5Periode Hari AkhirHakekat Beriman kepada Hari AkhirHikmah Beriman kepada Hari AkhirMenyajikan Kaitan antara Beriman kepada Hari Akhir dengan Perilaku Jujur, Bertanggung Jawab, dan AdilD. Menerapkan Perilaku MuliaRangkuman Materi Iman Kepada Hari Akhir Pelajaran Agama Islam Kelas 12Sumber Buku PAI Kelas 12 Materi PAIBP/Aqidah Akhlak Kelas XII Bab Iman Kepada Hari Akhir PAIBP/Aqidah Akhlak Kelas 12 SMA/MA/SMK/MAK. Para pembaca berikut ini kami sajikan materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti/Aqidah Akhlak kelas XII SMA/MA/SMK/MAK Bab yang membahas Iman Kepada Hari Akhir. Silahkan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat. A. Pengertian Hari Akhir Hari Akhir menurut bahasa artinya “Hari Penghabisan” al-Baqarah/2177, juga disebut “Hari Pembalasan” al-Fatihãh/14. Sedangkan menurut istilah, Hari Akhir adalah hari mulai hancurnya alam semesta berikut isinya dan berakhirnya kehidupan semua makhluk Allah Swt. Hari Akhir juga disebut hari Kiamat, yaitu hari penegakan hukum Allah Swt. yang seadil-adilnya al-Mumtahanah/603. Kebenaran akan datangnya Hari Akhir dapat ditemukan melalui kajian ayat-ayat al-Qur’±n, ilmu pengetahuan, dan panca indera. Melalui kajian akan kebenaran adanya Hari Akhir, kalian dapat menghayati akan nilai-nilai keimanan kepada Hari Akhir. Berikut disajikan informasi terkait dengan Hari Akhir menurut ketiga sudut pandang tersebut. Mari kalian pelajari bersama! Baca juga Latihan Soal Online PAIBP Kelas 12 Bab Iman Kepada Hari Akhir PAIBP Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK 1. Hari Akhir Menurut al-Qur’ãn Hari Akhir atau Hari Kiamat menurut al-Qur'an dapat dibagi menjadi dua a. Kiamat Sugrã kecil Kiamat Sugrã adalah peristiwa datangnya kematian bagi semua makhluk termasuk manusia yang bersifat lokal dan individu. Firman Allah Swt. dalam Ali Imrãn/3185 كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ Artinya “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”. Sebelum terjadi hari kiamat, mereka yang telah mati mengalami proses awal kehidupan akhirat yang disebut alam barzakh arRµm/3055-56. Barzakh adalah alam yang menjadi batas antara alam dunia dan alam akhirat. Pada masa itu roh manusia sudah menyadari akan kebenaran janji Allah Swt. al-Mu’minµn/2399-100, bahkan kepada mereka yang jahat sudah diperlihatkan neraka dan siksa al-Mu’min/4045-46. Peristiwa-peristiwa yang harus diimani yang akan terjadi sesudah mati antara lain 1 Fitnah kubur yaitu beragam pertanyaan yang diajukan kepada orang yang meninggal tentang Tuhannya, agamanya, nabinya, imannya, dan kiblatnya. 2 Siksa dan nikmat kubur siksa kubur diperuntukkan bagi orang yang zalim, munafik, kafir dan musyrik al-An’ām/693, alMu’min/4046, Fu¡¡ilat/4130, al-Ahqāf/4683-89. “Nikmat kubur diperuntukkan bagi orang yang baik amal ibadahnya di dunia” ²li 'Imran/3169-170 dan al-Baqarah/2154. b. Kiamat Kubra besar Peristiwa berakhirnya seluruh kehidupan makhluk dan hancur leburnya alam semesta secara total dan serentak. Proses terjadinya hari kiamat tersebut dijelaskan oleh Allah Swt. dalam banyak ayat, di antaranya dalam at-Takwír/811-3 إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ - وَإِذَا النُّجُومُ انْكَدَرَتْ - وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ Artinya “Apabila matahari digulung, apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan” Dalam az-Zalzalah/991-5 dijelaskan peristiwa terjadinya kiamat dimulai dengan datangnya gempa yang sangat dahsyat. Dalam al-Qari’ah/1011-5 dijelaskan keadaan manusia bagaikan anai-anai yang bertebaran dan gunung-gunung bagai bulu yang dihamburhamburkan. Berdasarkan ayat-ayat tersebut, peristiwa kiamat merupakan kejadian yang sangat hebat, yaitu tatkala Malaikat Israfil meniup sangkakala. Kemudian bumi diangkat, gunung-gunung dibenturkan dan terjadilah kerusakan hebat. Langit pecah bergelegar, benda-benda bumi pun bertebaran laksana kabut. Sementara manusia akan kacau balau kebingungan hanya Allah Swt. saja yang Maha Kekal. 2. Hari Kiamat Menurut Ilmu Pengetahuan a. Menurut Geologi Bumi terjadi dari gas yang berputar chaos catastrope. Setelah diam gas itu menjadi dingin, maka gas yang berat mengendap ke bawah, yang ringan berada di atas. Melalui proses evolusi yang lama sekali, gas bagian luar mengeras menjadi batu, kerikil, pasir, dan sebagainya, sedangkan bagian tengah masih panas. Zat panas bercampur lava, lahar, batu, dan pasir panas. Bumi beredar karena adanya daya tarik matahari terhadap bumi berkurang. Akibatnya bumi akan bergeser dari matahari sehingga putaran bumi semakin cepat dan akan mengalami nasib seperti meteor menyala/hancur. b. Menurut Teori Fisika Letak matahari kira-kira 150 juta km jauhnya dari bumi, namun sinar matahari sampai ke bumi selama 8 menit 20 detik. Garis tengah matahari = 1,4 juta km, dan luas permukaannya 616 x 1010 km = 622160 km. Menurut ahli fisika energi matahari dipancarkan ke angkasa dan sekitarnya 5,7 x 1027 kalori = 5853,9 kalori/menit dan mampu menyala 50 milyar tahun dengan panas 15 juta derajat celcius. Kalau suatu ketika matahari tidak muncul atau cahayanya redup karena tenaga/sinarnya habis, maka tidak ada angin dan awan yang berakibat hujan tidak akan turun. Selanjutnya gunung-gunung akan meletus, ombak bergulung-gulung, air laut naik sehingga hancurlah bumi ini. 3. Bukti Indrawi Terjadinya Hari Akhir Imam Ath Thabari dan Ibnu Katsir berpendapat bahwa telah diperlihatkan peristiwa-peristiwa yang menakjubkan di dunia sebagaimana berikut ini a. Peristiwa pembunuhan yang dipermasalahkan oleh Bani Israil, akan di hidupkan kembali oleh Allah Swt. hanya dengan perantaraan daging sapi yang dipukulkan ke tubuh orang yang terbunuh alBaqarah/272-73 b. Peristiwa Nabi Ibrahim dan burung-burung yang dicincangnya kemudian diletakkan di tiap-tiap bagian di atas bukit lalu Allah Swt. berfirman “Panggillah! niscaya mereka datang kepadamu dengan segera” al-Baqarah/2260. Kedua informasi di atas memang dijelaskan oleh al-Quran, tetapi bukan merupakan berita langsung bahwa Hari Akhir akan datang, melainkan informasi historis sejarah tentang peristiwa yang pernah terjadi dan menjadi bukti secara indrawi bahwa kiamat pasti datang. B. Periode Hari Akhir Setelah alam semesta hancur secara total dan kehidupan semua makhluk Allah berakhir, maka mulailah manusia menjalani tahapan kehidupan baru dan proses menuju alam baqa’. Tahapan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut 1. Yaumul Ba’atş Sesudah hancur dan musnahnya alam semesta termasuk manusia, terjadilah hari kebangkitan. Hari kebangkitan adalah proses dibangkitkannya seluruh makhluk dari alam kubur. Firman Allah Swt. “Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepada mereka apa saja yang mereka telah kerjakan, dan Allah mengumpukan semua amal perbuatan mereka padahal mereka sudah melupakannya dan Allah menyaksikan atas segala sesuatu.” al-Mujadalah/586. 2. Yaumul Hasyr Yaumul Hasyr yaitu hari berkumpulnya manusia setelah dibangkitkan dari kuburnya masing-masing. Kemudian semua manusia digiring ke tempat yang luas yaitu Padang Mahsyar tempat berkumpul. Firman Allah Swt. “Dan ingatlah akan hari yang ketika itu Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.” al-Kahfi/1847. 3. Buku Catatan Setiap manusia di alam mahsyar mempunyai buku catatan kitab perjalanan hidup yang sudah dicatat Malaikat Raqīb dan Atīd. Kitab catatan ini berisi semua perbuatan dan perkataan manusia sewaktu hidup di dunia. Firman Allah Swt. “Dan diletakkan kitab, lalu akan kamu lihat rang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang tertulis di dalamnya dan mereka berkata “Wahai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak melupakan yang kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya. Mereka memperoleh di hadapan mereka apa-apa yang telah mereka kerjakan. Dan Tuhanmu tidak akan menganiaya seseorang pun.” al-Kahfi/1849. 4. Yaumul Hisãb dan Mizan Yaumul Hisab adalah hari ketika Allah Swt. memperlihatkan semua amalan di akhirat untuk dihisab. Segala dosa besar dan kecil dihitung dengan seksama dan teliti. Ketika amalan mereka dihitung, anggota tubuh mereka ikut menjadi saksi. Firman Allah Swt. “Pada hari itu lidah, tangan, dan kaki masing-masing menjadi saksi atas perbuatan yang telah mereka kerjakan.” an-Nµr/2424. Tahapan selanjutnya adalah Mizan. Mizan adalah timbangan yang adil berisi kebajikan dan kejahatan yang telah diperbuat setiap manusia. Setiap orang ditimbang amalnya dengan seadil-adilnya. Firman Allah Swt. “Dan Kami letakkan timbangan yang tepat adil pada hari kiamat dan tidak seorang pun dirugikan walau sedikit. Dan jika amalan itu hanya seberat zarrah pasti kami berikan pahalanya. Dan cukuplah kami saja yang memperhitungkannya.” al-Anbiy±’/2147. 5. As-Shiraat As-Shiraat adalah jembatan yang terbentang di atas neraka menuju surga. Mudah atau sulitnya melewati A¡-Shirāt itu tergantung kepada amal setiap manusia. Rasulullah saw. bersabda “Terbentanglah jembatan As-Shirāt itu di antara dua tepi Neraka Jahanam.” Muslim. 6. Yaumul Jaza’ Yaumul Jaza’ yaitu suatu hari ketika semua manusia akan menerima balasan Allah Swt. Jaza’. Balasan yang diterima seseorang sesuai dengan amalnya selama ia hidup di dunia. Firman Allah “Pada hari itu tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang telah diusahakannya. Tidak seorang pun dirugikan pada hari tersebut. Sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” al-Mukmin/4017. 7. Balasan Perbuatan Baik dengan Surga Setelah seluruh manusia dihisab dan melalui timbangan, mereka diberikan balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya. Pada saat itu terbagilah manusia menjadi dua golongan. Adapun bagi mukmin yang bertakwa kepada Allah Swt. pasti akan menerima balasan yang setara,yaitu berupa surga. Surga disediakan Allah Swt. sebagai karunia kepada hamba-Nya Perhatikan! al-Hāqqah/6921-24, al-Wāqi’ah/568-40. Surga dalam al-Quran disebutkan dengan berbagai kata nama, yang paling banyak dijumpai adalah kata Al-Jannah. Jannah artinya kebun. Selain Al-Jannah, nama-nama lain untuk menyebut sorga adalah Darus Salam tempat yang damai, Darul Khuld negeri yang kekal, Al-Firdaus taman surga, Jannatun Na'im taman-taman kenikmatan, Jannatul Ma'wa surga tempat kembali, Jannatu 'Adn, dan lain-lain. 8. Balasan Perbuatan Buruk dengan Neraka Adapun orang yang selama hidup di dunia lebih banyak mengerjakan perbuatan jahat, maksiat tercela,dan kafir terhadap Allah Swt. kufur kepada ajaran dan nikmat Allah Swt., maka akan menerima balasan yang jahat pula yaitu berupa Neraka. Al-Quran menyebut neraka dengan nama An-Nar. An-Nar artinya api. Nar atau neraka adalah tempat yang penuh adzab dan kesengsaraan. Sebagian kegetiran dan kerasnya siksaan neraka, digambarkan melalui firman Allah Swt. dalam al-Gāsyiyah/884-7 “Memasuki api yang sangat panas neraka, diberi minuman dengan air dari sumber yang sangat panas. Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.” Neraka memiliki berberapa nama dan tingkatan penghuninya 1. Jahim, yaitu neraka tempat penyiksaan bagi orang musyrik 2. Hawiyah, yaitu neraka untuk orang yang ringan amalnya, mereka mengarjakan kebaikan dicampur dengan keburukan 3. Saqar, neraka tempat orang-orang munafiq orang yang mendustakan perintah Allah dan orang-orang yang tidak menegakkan shalat 4. Lazha, neraka untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah, dan menghina orang msiskin 5. Huthamah, neraka untuk orang yang suka mengumpulkan emas, perak, dan serakah tidak mau zakat, serta suka menghina orang miskin 6. Sa'ir, neraka untuk orang kafir dan orang yang makan harta anak yatim dengan cara zhalim 7. Wail, neraka untuk pengusaha dan pedagang yang licik, curang. Nama-nama lain hari kiamat - Yaumul Qiyamah يَوْمُ الْقِيَامَة hari kiamat. Yaumur Rajifah يوم الراجفة hari lindu besar. Yaumus Sa'iqah يوم hari keguncangan. Yaumuz Zalzalah يوم الزلزلة hari keguncangan atau keruntuhan. Yaumul Haqqah يوم الحاقة hari kepastian. Yaumul Qariah يوم القارعة hari keributan. Yaumul Akhir يوم الاخر hari akhir. Yaumut Tammah يوم bencana agung. Yaumul Asir يوم العسير hari sulit. Yaumun la raiba fihi يوم لا ريب فيه hari yang tidak ada lagi keraguan padanya. Yaumul ba'ts يوم البعث hari kebangkitan. Yaumut Tagabun يوم التغابن hari terbukanya segala keguncangan. Yaumun Nusyur يوم النشور hari kebangkitan. Yaumut Tanad يوم التناد hari panggilan. Yaumul Mizan يوم الميزان hari pertimbangan. Yaumu la tajzi nafsun an nafsin syaian hari yang tidak dapat seseorang diberi ganjaran oleh yang lain sedikit pun. Yaumul Jam'i يوم الجمع hari pengumpulan. Yaumul Fashl يوم الفصل hari pemisahan. Yaumul Waqi'ah يوم الواقعة hari kejatuhan. Yaumul Mahsyar يوم المخشر hari berkumpul. Yaumu Din يوم الدين hari keputusan. Yaumut Talaq يوم التلاق hari pertemuan. Yaumul Jaza يوم الجزاء hari pembalasan. Yaumul 'Ard يوم العرض hari pertontonan. Yaumul Gasyiyah يوم الغاشية hari pembalasan. Yaumul Khulud يوم الخلد hari yang kekal. Yaumul Barzah يوم البرزخ hari penantian. Yaumul Hisab يوم الحساب hari perhitungan. Yaumul Waid يوم الوعد hari ancaman. Yaumul Haq يوم الحق yaitu hari kebenaran. C. Mengimani Hari Akhir Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang kelima yang harus diyakini oleh setiap umat Islam. Segala perbuatan yang dilakukan oleh setiap manusia, baik maupun buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Oleh sebab itu, keimanan kepada Hari Akhir hendaknya dijadikan landasan utama untuk menyadarkan diri agar selalu taat kepada ajaran Allah Swt. Banyak ayat dan hadis yang memerintahkan kita agar meyakini datangnya Hari Akhir, di antaranya adalah firman Allah Swt. pada al-Baqarah/24 berikut Artinya “dan mereka yang beriman kepada al-Qur’an yang diturunkan kepadamu Muhammad dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat”. Kemudian dalam percakapan Rasulullah dengan malaikat Jibril yang panjang tentang iman, Islam, dan Ihsan, beliau bersabda ketika ditanya tentang iman Artinya “Beliau menjawab Kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari akhir, dan takdir baik dan buruk”. Muslim. Dalam ayat di atas ditegaskan bahwa meyakini adanya Hari Akhir merupakan salah satu ciri orang beriman. Sedangkan dalam penggalan hadis di atas, Rasulullah saw. menyebut Hari Akhir sebagai salah satu perkara yang wajib diyakini, yang kemudian disebut rukun iman. Iman kepada Hari Akhir berarti percaya dengan penuh keyakinan bahwa kehidupan yang kekal hanyalah di akhirat. D. Menampilkan Perilaku Beriman Kepada Hari Akhir Keyakinan akan adanya hari akhir mengantar manusia untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dalam kehidupannya khususnya banyak melakukan amal kebaikan sesuai dengan nilai-nilai al-Qur'an. Dari pembahasan di atas, perilaku yang menggambarkan kesadaran beriman kepada Hari Akhir sebagaimana berikut ini 1. Menyadari bahwa semua perbuatan selama di dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. untuk itu segala sikap dan perilaku kita harus selaras dengan tuntunan agama; 2. Menyadari bahwa manusia itu sangat kecil di hadapan kebesaran Allah Swt., sehingga diharapkan dapat menghilangkan sikap takabur atau sombong dalam dirinya; 3. Selalu berusaha melakukan amal salih dan menghindari semua perbuatan yang bertentangan dengan norma agama; 4. Membiasakan diri dengan akhlak karimah, seperti mawas diri, rendah hati, peduli kepada sesama, dan lain-lain; 5. Selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah Swt. baik dengan melakukan ibadah ritual seperti salat maupun dengan ibadah sosial, yaitu semua kegiatan yang bermanfaat bagi sesama; 6. Termotivasi untuk selalu bekerja keras dan menjauhi kemalasan. E. Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir Semua ciptaan Allah Swt. yang lahir di dunia mempunyai hikmah karena Allah Swt. tidak menjadikan sesuatu sia-sia belaka tanpa tujuan dan hikmah di dalamnya. Di bawah ini beberapa hikmah iman kepada Hari Akhir 1. Muncul rasa kebencian yang dalam kepada kemaksiatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah Swt. di dunia dan di akhirat; 2. Menyejukkan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengan segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di alam dunia ini; 3. Senantiasa tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah Swt. dengan mengharapkan mau’nah-Nya pada hari itu; 4. Senantiasa termotivasi untuk beramal baik dengan ikhlas; 5. Senantiasa menghindari niat-niat yang buruk apalagi melaksanakannya;